Permainan Tradisional Rangku Alu di Indonesia

Permainan Tradisional Rangku Alu di Indonesia
Voting Posting Ini
permainan tradisional asal ntt

permainan tradisional asal ntt

Permainan rangku alu berasal dari Nusa Tenggara Timur tepatnya masyarakat Manggarai. Permainan ini dahulu sempat menjadi favorit di semua kalangan di Indonesia. Rangku alu dahulu biasa dimainkan saat panen tiba sebagai pelampiasan rasa bahagia dan syukur. Permainan ini hanya memerlukan 4 batang bambu dengan panjang 2 meter. Setelah itu permainan ini tidak hanya dimainkan pada saat panen, tetapi bisa dimainkan kapan saja. Setiap pemain harus mempunyai kemampuan (skill) yang tidak mudah karena semakin lama bermain  maka irama permainan semakin cepat.

Manfaat Permainan Tradisional Rangku Alu

makna tarian rangkuk alu

makna tarian rangkuk alu

Rangkuk Alu bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga bisa menjadi sarana edukasi dan pembentukan diri. Permainan ini bisa melatih konsentrasi, ketangkasan, dan kelincahan dalam bertindak. Berikut penjelasan lebih lanjut.

  • Konsentrasi atau pemusatan pikiran sangat diperlukan dalam permainan ini karena membutuhkan gerak kaki dan gerak bambu yang dimainkan agar seirama. Jika kurang konsentrasi, kaki akan terjepit bambu.
  • Kelincahan dalam mengubah arah dengan cepat dan tetap seimbang karena permainan butuh gerakan yang cepat sesuai dengan perubahan irama yang semakin lama semakin cepat.
  • Ketangkasan jasmani (motor skill fitness) diperlukan agar gerakan-gerakan bisa dikoordinisasi sehingga komponen-komponen (unsur-unsur) menjadi terpadu saat mempertahankan keseimbangan, fleksibilitas, ketangkasan, kekuatan, dan bergerak sekonyong-konyong (agility).

Cara Bermain Permainan Tradisional Rangku Alu

Ada beberapa cara yang harus diperhatikan agar permainan Rangku Alu berjalan dengan lancar. Permainan ini terbagi menjadi dua kelompok yang masing-masingnya beranggotakan empat orang. Satu kelompok bertugas menjaga dan kelompok lain bermain. Kelompok penjaga bertugas memainkan bambu yang dibentur-benturkan membentuk persegi dan diiringi nyanyian.

Baca Juga :  Permainan Ular Naga Maknanya Bukan Kepalang

Simak video permainan tradisional rangku alu khas ntt :

Kelompok yang mendapat kesempatan bermain harus melompat-lompat untuk menghindari terjepit di sela-sela bambu. Jika ada anggota yang bermain terjepit kakinya maka giliran berubah atau berganti tugas. Kelompok yang menggerak-gerakkan bambu terdiri dari empat orang yang berjongkok membentuk persegi dan memegang dua bambu sambil bernyanyi. Bambu yang digerakkan menghasilkan irama yang berpola sehingga setiap pemain bisa membuat permainan lebih menarik dengan menyanyi bersama-sama dan mengikuti irama suara bambu.

Lagu Permainan Rangku Alu

lagu yang mengiringi permainan rangku alu

lagu yang mengiringi permainan rangku alu

Salah satu lagu yang sering digunakan untuk mengiringi permainan ini adalah lagu Ampar-Ampar Pisang. Syair Lagunya sebagai berikut.

Ampar-ampar pisang
Pisangku balum masak
Masak sabigi, dihurung bari-bari 2x

Manggalepak, manggalepok
Patah kayu bengkok
Bengkok dimakan api,
apinya cang curupan

Nang mana batis kutung, dikitip bidawang 2x

Terkadang ada juga yang bernyanyi lagi yang berjudul ‘Kami Berbeda, Tapi Rukun’. Berikut syair yang biasa dinyanyikan.

Kami memang beda
Aneka suku bangsa
Lima agama selalu tenggang rasa 2x

Ayo rukun, ayo rukun
Bersama membangun
Berbicara santun
Bila salah minta ampun

Kami selalu rukun, jaya negaraku 2x

Lagu kedua memiliki makna yang indah tentang berbeda itu indah. Perbedaan itu anugerah jika kita melihatnya dengan bijaksana. Perbedaan bisa menjadi sumber kekuatan sehingga hidup rukun adalah kuncinya yang menjadi impian bagi setiap warga negara. Kerukunan dalam perbedaan memberikan kedamaian dan ketenteraman dalam hidup.

Permainan tradisional dimainkan oleh masyarakat di suatu daerah secara rutin pada zaman dahulu. Permainan ini biasanya dikembangkan secara turun-temurun dan memiliki ciri khas, yaitu dilakukan dengan kelompok. Kehidupan masyarakat tradisional yang identik tidak mengenal dunia luar justru mengarahkan dan menuntun mereka pada kegiatan sosial dan kebersamaan yang tinggi. Permainan tradisional ini menjadi hiburan dan alat komunikasi di dalam masyarakat.

Baca Juga :  Permainan Tradisional Si Engklek Tak Boleh Terlewatkan
Permainan Tradisional Rangku Alu di Indonesia | ivink3aray | 4.5